FAKTOR TIDAK STABILNYA HARGA SEMBAKO DI PASARAN

Kebutuhan akan sembako merupakan kebutuhan yang wajib. Semua masyarakat dari yang tingkat ekonominya rendah sampai tinggi pasti membutuhkan sembako untuk memenuhi kebutuhannya setiap hari. Oleh karena itu, sembako mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat sehingga mudah didapatkan di warung-warung kecil, pasar tradisional, swalayan sampai mall sekalipun. Kebutuhan akan sembako meningkat setiap tahunnya. Peningkatan kebutuhan akan sembako berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Hal ini berarti semakin tinggi jumlah penduduk maka semakin tinggi pula kebutuhan akan sembako.
Penyebab kenaikan harga sembako tidak stabil Ada tiga factor penyebab kenaikan harga sembako yaitu, praktik kecurangan, permainan harga komoditas oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan secara tidak wajar, dan importasi komoditas secara illegal.

Kenaikan harga sembako juga disebabkan oleh tangan-tangan nakal yang tidak bertanggung jawab, misalnya terjadi penimbunan sembako menjelang puasa dan lebaran dikarebakan pada kondisi ini harga akan naik, tujuan para oknum ini adalah mendapat keuntungan yang lebih karena menjual sembako dengan harga yang lebih mahal dengan modal yang sama. Kegiatan curang seperti inilah yang menyebabkan kelangkaan didaerah tersebut sehingga harga sembako menjadi naik. Beberapa faktor yang mempengaruhi harga sembako diantaranya adalah kebijakan pemerintah pusat dan daerah, kualitas sembako, bencana alam dan hari raya tertentu. Salah satu penyebab naik atau turunnya harga sembako yang terjadi setiap tahun adalah pada waktu peringatan hari raya idul fitri. Hal ini memungkinkan terjadinya perbedaan harga sembako antara satu daerah dengan daerah lain. Dalam konteks yang lebih spesifik yaitu ada kemungkinan perbedaan harga sembako antara satu pasar dengan pasar yang lain.

Adapun faktor lain yang menyebabkan kenaikan harga sembako diantaranya yaitu Pertama,Pasokan Harga sembako naik dapat disebabkan oleh langkanya pasokan sembako dan banyaknya permintaan dari konsumen sehingga dapat menaikkan harga sembako. Masalah ini dapat diatasi dengan mengatur pola tanam dengan tepat agar masa panen teratur dan pasokan sembako bias tetap stabil, dalam hal ini sebaiknya pemerintah ikut turun kelapangan berupa penyuluhan tentang pola tanam sehingga pasokan sembako di Indonesia minimal disuatu daerah tertentu tidak berlebih dan tidak terjadi kelangkaan yang berakibat menaikkan harga atau menutunkan harga yang membuat petani rugi. Kedua, Sumber Pasokan Sumber pasokan juga merupakan salah satu factor kenaikan harga sembako, karena jika sulit mendapatkan sumber pasokan maka pasokan sembako juka akan langka dan berakibat kepada kenaikan harga. Ketiga, Kenaikan Harga BBM Naiknya harga BBM menyebabkan naiknya ongkos transportasi yang menyebabkan naiknya harga sembako.

Permasalahannya adalah ketika harga BBM kembali normal dan bahkan turun, tetapi para oktum transportasi enggan menurunkan tarif, hal ini menjadi salah satu penyebab sulitnya harga sembako kembali normal. Empat, Kebijakan Pemerintah Ketika permintaan atas sembako meningkat sedangkan terjadi kelangkaan sumber pasokan yang menyebabkan pasokan langkah dan pemerintah membatasi impor maka harga akan kembali naik dikarenakan terjadinya kelangkaan, namun bukan tanpa alasan pemerintah melakukan pembatasan terhadat impor suatu produk. Lima, Oknum-Oknum yang Berbuat Curang.

Berkah Kulina Nusantara
Supplier Sembako Surabaya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s