BEBERAPA PERBEDAAN ANTARA DAGING SAPI LOKAL DENGAN SAPI IMPOR

Adapun beberapa perbedaan antara sapi lokal dengan sapi impor. pertama, Daging Sapi Lokal/Fresh tidak mengandung Es atau cairan, karena sapinya baru dipotong di Rumah pemotongan hewan, sedang daging sapi impor/frozen mengandung es atau cairan, karena dibekukan dari negara pengimpor. kedua, Daging Sapi Lokal/Fresh selesai di potong tetap utuh perbagian daging dan tidak ada cair dan tidak menyusut sebab dalam tubuh sapi tidak mengandung cairan seperti air, sedang Daging sapi impor/frozen di potong sesuai potongan yang diinginkan atau tidak utuh dalam kondisi beku, kemudian mencair dan menyusut saat dimasak. ketiga,Daging Sapi lokal/Fresh tidak mengandung lemak (Fat), sebab sapinya banyak memakan serat (rumput), kemudian sapi setelah dipotong dan dijual di pasar biasanya pembeli minta dibersihkan lemaknya (bila ada) dan dikenal dengan daging tetelan.

Daging sapi impor/frozen banyak mengandung lemak (fat), karena saat pemotongan di negeri asalnya, lemak yang menempel di tubuh sapi setelah dikuliti, sengaja tidak dibersihkan (tetap menempel) dan dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan. keempat, Daging sapi lokal/fresh memiliki aroma yang khas daging sapi yaitu sedap, gurih dan warnanya merah. Sedang daging sapi impor/frozen memiliki aroma yang kurang sedap, tidak gurih dan pucat warnanya. kelima, Sebagian besar masyarakat yang berbelanja di pasar lebih memilih daging sapi lokal/fresh, karena tidak ada lemak. Untuk daging sapi impor/frozen banyak dikonsumsi untuk industri daging olehan seperti bakso, sosis karena selain harganya lebih murah juga bila selesai diproses menjadi bakso dan sosis maka lemaknya tidak kelihatan lagi. keenam, Daging sapi lokal/fresh bila dipajang (digantungkan) dikios daging sapi dipasar tradisional seharian masih kelihatan segar, dan dimasukkan kedalam ruang pendingin (frizer) masih tetap segar.
Daging sapi impor/beku bila digantungkan akan menetes airnya (seperti daging sapi gelonggongan) dan beberapa jam setelah dicairkan akan mengalami perubahan warna.

Daging sapi mengandung protein dan vitamin B12. Daging sapi baik untuk dikonsumsi saat perkembangan. Daging sapi merupakan sumber makanan yang baik untuk menyuplai kebutuhan protein dan vitamin B12 untuk perkembangan otak, syaraf, dan pembentukan darah. Daging sapi juga bagus mengobati tekanan darah rendah.

Penyimpanan daging sapi sangat mudah karena daging sapi bisa tahan sampai sebulan dalam keadaan beku total. Untuk penggunaan langsung, Anda dapat membungkus daging sapi dengan daun jati atau daun pisang agar warna dan teksturnya tetap terjaga dan tetap segar. Ada baiknya Anda merebus daging sapi terlebih dahulu dan menyimpannya dalam keadaan matang dalam lemari es.
Pengolahan daging sapi cukup beragam. Daging sapi bisa dimasak dengan cara digoreng setelah dibumbui dan dipipihkan, dipanggang untuk dijadikan steak, dan direbus dalam keadaan terpotong-potong untuk dijadikan masakan berkuah. Daging sapi juga bisa dijadikan abon dengan cara dimasak bersama bumbu lalu dikeringkan atau dipres sampai kering. Daging sapi juga bisa dibuat rolade atau bakso dalam keadaan tercincang halus menggunakan alat giling dan diberi tambahan es serut agar daging tetap segar serta mudah dibentuk.

Berkah Kulina Nusantara
Supplier Daging Sapi Surabaya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s