Indonesia: Ekspor Beras Mengalami Peningkatan

Di tengah arus globalisasi dunia, dalam rangka menunjang dan mendorong pelaksanaan pembangunan nasional dengan tujuan nasional, maka peningkatan kegitan ekspor telah menjadi tekad nasional dan merupakan kegiatan yang mendapatkan perhatian khusus, terutama oleh pemerintah. Ekspor adalah suatu kegiatan mengeluarkan barang dari peredaran dalam masyarakat dan mengirimkan ke luar negeri sesuai ketentuan pemerintah dan mengharapkan pembayaran dengan valuta asing yang disertai dengan dokumen-dokumen yang digunakan untuk ekspor.

Kegiatan ekspor memiliki nilai ekonomi yang sangat penting, baik perkembangan di industri itu sendiri maupun bagi pemerintah. Devisa yang dihasilkan dari kegiatan ekspor tersebut selain merupakan pendapatan bagi negara dapat juga digunakan untuk mengimpor barang-barang kebutuhan dalam negeri Adapun objek  barang-barang  yang  boleh  di ekspor  dari  Indonesia  terdiri  dari hasil pertanian, hasil hutan, hasil perikanan, hasil pertambangan, hasil industri dan jasa. Hasil pertanian yang di ekspor dari Indonesia yaitu beras.

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan aneka ragam sumber bahan pangan baik nabati naupun hewani untuk pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Sehingga kondisi tersebut sangat mendukung untuk mencapai ketahanan pangan yang mantap. Dalam hal ini ketahanan pangan sangat memiliki kolerasi dengan peran strategis sektor pertanian. Sektor pertanian merupakan sektor yang menompang kehidupan sebagian masyarakat Indonesia, dikarenakan produksi hasil pertanian memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan terutama untuk memenuhi konsumsi pangan masyarakat. Untuk itu sektor pertanian di Indonesi perlu terus dikembangkan dan lebih menitik beratkan pada produksi makanan pokok sebagain besar penduduk Indonesia yaitu beras.

Beras merupakan komoditas yang sangat penting dan strategis bagi bangsa Indonesia. Negara Indonesia merupakan salah satu negara penghasil ketiga terbesar di dunia setelah China dan India. Negara China dan India merupakan negara produsen utama dunia, karena kedua negara tersebut berkontribusi mencapai 54% pasokan beras dunia. Meskipun  termasuk  negara  produsen  penghasil  beras  terbesar  ketiga  di dunia,  tetapi  Indonesia  juga  termasuk  negara  konsumen  beras  terbesar  di  dunia.

Indonesia terus berusaha  mendorong  peningkatan  produksi  beras dalam negeri. Produksi beras  Indonesia  pada  umumnya  mengalami  peningkatan  dari tahun  ke  tahun. Peningkatan  produksi  ini  seharusnya  dapat  membuka  peluang ekspor bagi Indonesia. Indonesia telah mengekspor beras kategori premium dan khusus meningkat tajam dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume ekspor beras pada 2017 mencapai 3.433 ton. Angkat tersebut meningkat lebih dari 2.540% dibandingkan pada 2014 yang hanya sekitar 130 ton. Selain itu juga dapat diperkirakan ekspor beras premium dan khusus akan kembali mengalami peningkatan.

Selain itu beras sebagai makanan pokok sehari-hari masyarakat, tentunya harus dapat memilih kualitas beras dengan baik untuk kesehatan. Kini dipasaran baik itu di pasar tradisional maupun supermarket terdapat banyak berbagai macam beras yang dijual termasuk di Supplier Sembako Surabaya ataupun di Supplier Beras Surabaya. Di sana, menyediakan dan menjual beras dengan kualitas super dengan harga terjangkau.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s